Federasi Taman Juang Lanjutkan Aksi ke BPS Jatim, Soroti Rekrutmen Mitra Statistik


PAMEKASAN (SUARA WARGANET)
– Proses rekrutmen Mitra Statistik Tahun 2026 di Kabupaten Pamekasan kembali menjadi sorotan, Federasi Taman Juang Group (FTJG) menyatakan akan menggelar aksi lanjutan di Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur setelah mengajukan sejumlah pertanyaan terkait mekanisme seleksi dan penggunaan anggaran saat demonstrasi jilid III di Kantor BPS Kabupaten Pamekasan, Jumat.

Dalam aksi tersebut, massa diterima oleh dua perwakilan BPS Kabupaten Pamekasan, yakni Karim dan Atang. Koordinator aksi Rosi Kancil bersama Slamet Lira menyampaikan sejumlah pertanyaan yang mengacu pada poin-poin dalam surat pemberitahuan aksi demonstrasi jilid III.

Salah satu yang dipersoalkan adalah mekanisme seleksi Mitra Statistik, terutama terkait peserta yang berstatus guru dan perangkat desa namun dinyatakan lolos sebagai petugas pencacah. Federasi Taman Juang meminta BPS memastikan peserta dari unsur aparatur maupun tenaga pendidik memiliki izin atau rekomendasi dari kepala desa maupun instansi berwenang sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Selain itu, massa aksi juga mempertanyakan penggunaan anggaran sekitar Rp1,6 miliar yang dikaitkan dengan pelaksanaan kegiatan rekrutmen Mitra Statistik Tahun 2026.

Menanggapi hal tersebut, Atang menjelaskan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, antara lain pelatihan peserta selama tiga hari yang dilaksanakan di Hotel Odaita dan beberapa hotel lainnya di Kabupaten Pamekasan, serta biaya transportasi peserta.

Sementara itu, Karim menjelaskan ajakan ngopi yang sempat disampaikannya kepada perwakilan demonstran tidak memiliki maksud lain selain menjalin silaturahmi dan bukan untuk memengaruhi ataupun mengurangi substansi tuntutan yang disampaikan massa aksi.

Meski telah memperoleh penjelasan dari pihak BPS, Federasi Taman Juang menilai masih terdapat sejumlah persoalan yang memerlukan klarifikasi lebih lanjut. Karena itu, organisasi tersebut memastikan akan menggelar aksi lanjutan di Kantor BPS Provinsi Jawa Timur agar persoalan rekrutmen Mitra Statistik Tahun 2026 mendapat perhatian dan evaluasi dari tingkat provinsi.

Sebelumnya, Federasi Taman Juang menyampaikan Surat Pemberitahuan Aksi Demonstrasi Bersama Jilid III Nomor 010/Eks/FTJG.Pmk/VI/2026 tertanggal 7 Juli 2026. Dalam surat itu, organisasi tersebut menyampaikan sejumlah poin yang meminta penjelasan BPS, di antaranya dugaan ketidaktransparanan proses seleksi, mekanisme penetapan peserta yang lulus, hingga dugaan tidak optimalnya penerapan prinsip merit dalam rekrutmen.

Hingga aksi berakhir, belum ada keterangan resmi dari Kepala BPS Kabupaten Pamekasan mengenai seluruh substansi yang dipersoalkan oleh Federasi Taman Juang.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Federasi Taman Juang Lanjutkan Aksi ke BPS Jatim, Soroti Rekrutmen Mitra Statistik
  • Federasi Taman Juang Lanjutkan Aksi ke BPS Jatim, Soroti Rekrutmen Mitra Statistik
  • Federasi Taman Juang Lanjutkan Aksi ke BPS Jatim, Soroti Rekrutmen Mitra Statistik
  • Federasi Taman Juang Lanjutkan Aksi ke BPS Jatim, Soroti Rekrutmen Mitra Statistik
  • Federasi Taman Juang Lanjutkan Aksi ke BPS Jatim, Soroti Rekrutmen Mitra Statistik
  • Federasi Taman Juang Lanjutkan Aksi ke BPS Jatim, Soroti Rekrutmen Mitra Statistik

Posting Komentar