Kurang Tidur Bisa Picu Penyakit Serius, Waspadai Kebiasaan Buruk di Malam Hari


SATU SUARA -
Gangguan susah tidur atau insomnia semakin banyak dialami masyarakat, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Kondisi ini tidak hanya menyebabkan lelah pada keesokan hari, tetapi juga berdampak pada kesehatan fisik dan mental jika berlangsung lama.

Menurut sejumlah praktisi kesehatan, insomnia umumnya dipicu oleh stres, pola hidup tidak teratur, kebiasaan memakai ponsel sebelum tidur, konsumsi kafein berlebihan, hingga kondisi medis tertentu.

“Kurang tidur dalam jangka panjang dapat memicu gangguan konsentrasi, mudah emosi, penurunan daya tahan tubuh, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes,” kata salah satu praktisi kesehatan tidur, Rabu (03/12/2025).

Berikut beberapa tips yang direkomendasikan untuk membantu mengembalikan kualitas tidur:

1. Buat Jadwal Tidur yang Teratur

Tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari membantu tubuh membentuk ritme biologis.

2. Kurangi Penggunaan Ponsel Sebelum Tidur

Cahaya biru dari layar gadget menurunkan hormon melatonin yang berfungsi memicu rasa kantuk.

3. Hindari Kopi, Teh, dan Rokok di Malam Hari

Kafein dan nikotin adalah stimulan yang membuat otak tetap aktif meskipun tubuh perlu istirahat.

4. Ciptakan Suasana Kamar yang Tenang dan Gelap

Hindari lampu terang, suara bising, dan usahakan suhu ruangan sejuk.

5. Lakukan Relaksasi

Pernapasan dalam, stretching ringan, atau mendengarkan musik santai dapat mengurangi ketegangan pikiran.

6. Perhatikan Konsumsi Makanan

Jauhi makan berat sebelum tidur dan pilih camilan ringan seperti pisang, susu hangat, atau oatmeal.

7. Rutin Berolahraga

Aktivitas fisik minimal 30 menit sehari terbukti meningkatkan kualitas tidur, namun hindari olahraga terlalu malam.

Jika gangguan tidur berlangsung lebih dari dua minggu, disertai nyeri, sesak napas, kecemasan berat, atau mengganggu aktivitas harian, sangat disarankan untuk konsultasi ke tenaga medis.

“Jangan anggap remeh sulit tidur. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk pulih tanpa komplikasi,” tambah pakar tersebut.

Tidur cukup 7-9 jam per hari adalah kebutuhan dasar untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Dengan perubahan kebiasaan dan pengelolaan stres yang baik, gangguan insomnia umumnya dapat diatasi tanpa obat. ( Red )

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image