Wajib Tahu! Penyebab BPNT Tidak Cair dan Cara Mengatasinya


SATU SUARA -
Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2025, pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap akhir atau Tahap 4 yang dijadwalkan cair pada November-Desember 2025. Penyaluran bantuan ini dilakukan secara bertahap melalui bank penyalur dan kartu KKS, dengan total dana sebesar Rp600.000 untuk tiga bulan, atau Rp200.000 per bulan untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Namun, di sejumlah daerah penyaluran dilaporkan tidak serentak. Perbedaan jadwal ini terjadi karena proses verifikasi bank dan validasi data penerima oleh dinas sosial setempat. Pemerintah menegaskan bahwa verifikasi data merupakan tahap kunci agar bantuan dapat masuk ke rekening KPM tanpa hambatan.

Banyak penerima mengalami keterlambatan pencairan akibat data yang tidak sesuai di sistem pemerintah. Kendala umum yang sering ditemukan antara lain:

NIK dan nama tidak sesuai dengan database Kemensos. Rekening bank atau kartu KKS tidak aktif. Data tidak cocok antara SIKS-NG dan KKS. Kesalahan input data dari operator lokal. Penerima tidak mengetahui bahwa datanya perlu diperbarui

Keterlambatan sekecil apa pun pada proses verifikasi bisa membuat bantuan tertunda. Karena itu, KPM diminta memastikan seluruh data benar dan sesuai dengan ketentuan Kemensos.

Penerima tidak harus menunggu informasi dari perangkat desa. Status BPNT kini dapat dicek secara mandiri melalui situs resmi Kemensos atau aplikasi “Cek Bansos”.

Langkah-langkahnya:

Buka situs atau aplikasi resmi “Cek Bansos” Kemensos

Masukkan data wilayah sesuai KTP. Provinsi. Kabupaten/Kota. Kecamatan. Desa/Kelurahan. Masukkan nama lengkap dan NIK sesuai KTP

Klik “Cari Data”

Sistem akan menampilkan. Jenis bansos yang diterima. Periode pencairan. Status penerimaan (“YA” atau “TIDAK”)

Jika hasil menampilkan “Belum Terdaftar”, segera hubungi perangkat desa atau Dinas Sosial untuk memperbarui data agar dimasukkan pada pemutakhiran berikutnya.

Untuk memastikan bantuan tersalurkan tanpa kendala, pastikan:

NIK valid dan sesuai dengan database pemerintah, Rekening bank atau KKS aktif. Data tercatat di SIKS-NG (basis data resmi Kemensos). Rutin mengecek status bansos melalui situs atau aplikasi resmi. Menghubungi pendamping sosial desa jika bantuan tidak muncul meski data sudah benar

Penerima juga diimbau untuk memantau informasi dari kantor desa/kelurahan untuk mengetahui jadwal pencairan di wilayah masing-masing.

BPNT Tahap 4 tahun 2025 sudah mulai dicairkan sejak November, namun keberhasilan penerimaan sangat bergantung pada ketepatan data KPM. Dengan melakukan verifikasi lebih awal, pembaruan data, dan pengecekan rutin, penerima dapat memastikan bantuan cair tepat waktu dan tersalurkan sesuai haknya.

Sumber : fahum.umsu.ac.id

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image