Hujan Lebat Sebabkan Banjir di Jrengik, Koordinator BPP: Banyak Tabela Terendam
SAMPANG - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Jrengik sejak Selasa malam mengakibatkan banjir di sejumlah desa. Salah satu wilayah yang terdampak paling parah adalah Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.
Dalam sebuah video berdurasi 26 detik yang beredar, terlihat seorang pegawai Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jrengik berjalan menerjang genangan air dengan ketinggian hampir mencapai separuh badannya. Kondisi tersebut memperlihatkan betapa tingginya debit air akibat curah hujan ekstrem yang terjadi semalam.
Saat dikonfirmasi, Koordinator BPP Jrengik Imam membenarkan adanya banjir yang merendam sebagian lahan pertanian di wilayah tersebut. Ia menyebut sejumlah areal sawah yang baru memasuki masa tanam turut terdampak. (19/11/25)
“Dengan adanya banjir, sebagian tanaman memang terendam air akibat hujan deras tadi malam. Sawah yang mulai tanam padi seperti di Taman, Nyiburen, serta Margantoko sebagian besar masih tabela, dan itu yang sekarang terendam,” jelasnya kepada media.
Imam menambahkan bahwa pihak BPP masih melakukan pendataan untuk memastikan luas lahan terdampak serta potensi kerugian yang mungkin dialami petani. Ia juga mengimbau petani untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperburuk kondisi lahan.
Hingga saat ini, air masih tampak menggenang di beberapa titik desa, sementara warga dan petugas terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Pemerintah kecamatan diharapkan segera melakukan langkah-langkah penanganan darurat guna meminimalkan dampak yang lebih besar bagi para petani Dan Warga. ( Hoiry )
