Derita Petani Pasean: Sawah Terendam, Jalan Putus, Penanganan Tak Kunjung Datang
SAMPANG - Warga Dusun Lembung, Desa Pasean, Kecamatan Pasean, Kabupaten Sampang, mengeluhkan kondisi saluran air yang tersumbat di perbatasan antara Desa Panggung dan Desa Pasean. Akibat tersumbatnya aliran tersebut, air hujan tidak mengalir lancar dan menimbulkan genangan luas yang merendam lahan pertanian serta menutup akses jalan antar dusun.
Menurut keterangan warga setempat, air hujan dari wilayah utara Desa Panggung seharusnya mengalir menuju saluran utama. Namun, saluran itu kini dangkal dan tersumbat oleh tumpukan tanah serta batang bambu, sehingga air meluap ke jalan dan sawah.
“Setiap kali kami menabur benih, selalu hanyut karena air meluap. Kami jelas dirugikan,” keluh salah satu warga kepada awak media, Rabu (12/11/2025).
Ia menambahkan, meski pemerintah pusat tengah gencar menggalakkan program ketahanan pangan, namun dukungan terhadap petani di wilayahnya masih minim.
Genangan yang terjadi tidak hanya menghambat aktivitas pertanian, tetapi juga memutus akses transportasi warga antar dusun. Beberapa kendaraan roda dua dilaporkan sulit melintas akibat jalan berlumpur dan tergenang air.
Warga berharap pemerintah desa maupun instansi terkait segera turun tangan melakukan normalisasi saluran air agar kerugian petani tidak semakin besar. Mereka menilai masalah ini perlu mendapat perhatian serius karena wilayah Pasean termasuk salah satu lumbung pangan utama di Kabupaten Sampang.
“Kami hanya ingin saluran air segera diperbaiki. Kalau terus dibiarkan, kerugian petani makin besar,” ujar warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Pasean maupun Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sampang terkait langkah penanganan yang akan dilakukan. ( Team )
