Banjir Besar Kepung Jrengik Sampang, Evakuasi Warga Berlangsung Sejak Dini Hari


SAMPANG -
Banjir melanda kawasan Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, setelah Sungai Panyiburan meluap pada Rabu dini hari (19/11/2025) sekitar pukul 04.15 WIB. Luapan air yang terjadi tiba-tiba tersebut merendam ratusan rumah dan memutus akses transportasi di empat desa sekaligus.

Desa yang terdampak meliputi Desa Majengan, Desa Panyepen, Desa Taman, serta Desa Margantoko. Pemerintah Kecamatan Jrengik langsung menyampaikan laporan resmi kepada Bupati Sampang mengenai situasi terkini dan langkah penanganan darurat di lapangan.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa ketinggian air di beberapa titik mencapai 40 hingga 80 sentimeter. Kondisi ini membuat ratusan rumah warga terendam dan beberapa fasilitas umum ikut terdampak.


Pemukiman warga terendam hingga 80 cm. Gorong-gorong di beberapa titik tersumbat, menyebabkan aliran air terhambat. Puluhan hektar sawah yang baru ditanami padi terendam banjir, dengan kerugian yang belum dapat dipastikan. Banyak mesin pompa air petani ikut terendam.

Jalan poros kecamatan serta akses menuju dusun-dusun lumpuh total, tidak dapat dilalui kendaraan. Dusun Manis di Desa Margantoko dan Dusun Taliyan di Desa Panyepen menjadi wilayah dengan dampak paling parah.

Sejak air mulai merendam pemukiman pada pukul 04.15 WIB, Pemerintah Desa bersama relawan bergerak cepat mengevakuasi warga. Evakuasi dilakukan secara bertahap, terutama untuk kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan anak-anak.

Pada pukul 07.15 WIB, Tim BPBD Kabupaten Sampang tiba di lokasi dan langsung memperkuat proses penyelamatan warga. Personel BPBD menyisir desa-desa terdampak untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak di rumah-rumah yang terendam.

Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 478 warga membutuhkan bantuan logistik berupa makanan siap saji. Rinciannya sebagai berikut:

• Desa Taman: 7 jiwa
• Desa Panyepen: 180 jiwa
• Desa Margantoko: 80 jiwa
• Desa Majengan: 211 jiwa

Pihak kecamatan juga mengantisipasi meningkatnya kebutuhan lain seperti selimut, obat-obatan, tenda darurat, dan air bersih apabila curah hujan kembali meningkat.

Sejumlah pejabat hadir langsung memantau banjir di lokasi sejak pagi hari, antara lain:

Camat Jrengik, Kapolsek Jrengik, Danramil Jrengik, Sekcam Jrengik, Kasi Trantib, Muhammad Iksan (Pendamping Kemensos RI), Moh. Lutfi (Pendamping PKH), Staf Kecamatan Jrengik

Mereka memastikan proses evakuasi, pendataan, dan penyaluran bantuan berjalan cepat serta tepat sasaran. Banjir yang terjadi kembali menguatkan perlunya langkah jangka panjang, termasuk:

Normalisasi Sungai Panyiburan, Perbaikan dan pelebaran gorong-gorong, Mitigasi banjir di wilayah rawan, Penguatan sistem peringatan dini bagi warga bantaran sungai

Pemerintah Kecamatan Jrengik menegaskan bahwa laporan ini telah disampaikan kepada Bupati Sampang sebagai dasar penanganan cepat di tingkat kabupaten. ( Hoiry )

KABAR NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image