Isu Penelantaran Jamaah At-Taubah Dibantah Ketua Madas Sampang
SAMPANG - Ketua Madura Asli (Madas) Kabupaten Sampang, Umar Faruk, membantah isu yang beredar mengenai dugaan penelantaran jamaah At-Taubah oleh pihak biro perjalanan umrah. Ia menegaskan, kabar tersebut tidak benar dan hanya merupakan kesalahpahaman informasi.
Dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (19/10/2025), Umar Faruk menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi dan berkoordinasi langsung dengan jamaah At-Taubah serta pihak travel yang bersangkutan.
“Kami sudah menelusuri dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Hasilnya, tidak ditemukan adanya indikasi penelantaran jamaah sebagaimana isu yang berkembang,” tegas Umar Faruk.
Menurutnya, pihak travel telah menjalankan tanggung jawabnya sesuai prosedur. Meskipun sempat terjadi beberapa kendala teknis di lapangan, seluruh permasalahan berhasil diselesaikan dengan baik, dan jamaah tetap mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.
“Pihak travel sudah berupaya maksimal memastikan kenyamanan jamaah. Kendala yang muncul bersifat teknis dan segera diatasi,” ujarnya.
Umar Faruk juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Ia menegaskan pentingnya menjaga ketenangan dan menghindari penyebaran berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Mari bersama menjaga kondusifitas dan tidak ikut menyebarkan hoaks yang bisa memecah belah,” pungkas Ketua Madas Sampang tersebut ( Team )
