Dua Pemotor Luka Serius Tabrakan dengan Bus Mini di Torjun, Sampang
SAMPANG - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur nasional Kabupaten Sampang. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Kaseran, Desa Pangongsian, Kecamatan Torjun, pada Jumat (26/9/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.
Insiden melibatkan sepeda motor Honda Vario dan bus mini bernomor polisi S 7235 J. Akibat tabrakan tersebut, dua pemotor mengalami luka serius dan harus dilarikan ke RSUD Sampang.
Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, menyebut pengendara motor adalah Muhammad Abadi (27), seorang mahasiswa asal Kabupaten Sumenep. Ia berboncengan dengan seorang perempuan yang identitasnya masih belum dipublikasikan oleh pihak kepolisian.
“Korban Muhammad Abadi mengalami luka serius, begitu juga dengan pemboncengnya. Keduanya langsung dievakuasi ke RSUD Sampang untuk mendapatkan perawatan intensif,” jelas AKP Sigit.
Kecelakaan terjadi ketika Muhammad Abadi, yang melaju dari arah barat ke timur, berusaha mendahului sebuah truk. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang bus mini yang dikemudikan Musta’in (35), warga Lamongan. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan frontal tak dapat dihindari.
Benturan keras membuat sepeda motor hancur di bagian depan, sementara bus mini mengalami kerusakan ringan.
Estimasi kerugian material diperkirakan mencapai Rp5 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa, namun kondisi kedua pemotor dilaporkan cukup memprihatinkan.
Petugas Satlantas Polres Sampang segera mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga mengatur arus lalu lintas yang sempat macet akibat banyaknya warga yang berkerumun di lokasi.
AKP Sigit menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli, khususnya di jalur rawan kecelakaan.
“Kami rutin melaksanakan patroli blue light di malam hari serta memberikan sosialisasi tertib lalu lintas kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan selalu mengutamakan keselamatan.
“Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” tegasnya
Editor : Satu Suara
